Istana Changdeokgung

5 July 2009 | Admin UGM INDO

Saat ini, istana Changdeokgung memiliki 13 bangunan peninggalan bersejarah dan 28 paviliun yang berada di kebun seluas 45 ha. Bangunan-bangunan yang dapat Anda saksikan si istana ini adalah gerbang Donhwamun, yaitu gerbang utama yang dibangun pada 1412; jembatan Geumcheongyo yang dibangun pada 1411; aula Injeongjeon, yaitu aula singgasana; aula Seonjeongjeon, yaitu kantor ruling officials; aula Huijeongdang, yaitu aula yang pada awalnya digunakan sebagai kamar pribadi keluarga raja; aula Daejojeon yang merupakan kantor pribadi ratu; paviliun Juhamnu, dan tempat tinggal Yeon-gyeongdang, yaitu sebuah rumah dengan gaya konfusius. Selain itu, disamping istana terdapat 32 ha Huwan ( kebun belakan) yang dibangun untuk digunakan oleh keluarga kerajaan dan perempuan-perempuan istana. Kebun itu bersatu dengan kolam bunga teratai, paviliun, padang rumput, pohon-pohon, dan bunga-bunga. Di kebun ini juga terdapat lebih dari 26.000 spesies pohon, bahkan ada pohon yang berusia lebih dari 300 tahun.

Istana Changdeokgung dibangun pada 1405 dan berakhir pada 1412. Istana ini dibakar pada waktu invasi Jepang (1592) dan direnovasi pada 1609 oleh Raja Seonjo dan Raja Gwanghaegun. Pada 1963, pembakaran terjadi lagi because of King Injo political Revolt Against Gwannghaegun. Istana ini juga dirusak oleh Manchu Qing. Kata Changdeokgung yang berarti Palace of Prospering Virtue ini merupakan istana yang banyak disukai oleh raja-raja pada masa dinasti Joseon dan merupakan istana yang masih mempertahankan berbagai unsur yang berasal dari kerajaan Korea, seperti topografi alami dan arsitektur bangunan. Hal ini disebabkan, istana Changdeokgung merupakan kekayaan masyarakat Korea yang bersejarah sehingga renovasi yang dilakukan sangat memperhatikan dan mempertahankan bentuk aslinya.

Kirim Komentar

Berita Terbaru