Yogyakarta, Indonesia — The International Association for Korean Studies in Indonesia (INAKOS) telah resmi diluncurkan kembali pada 29 November 2025 setelah mati suri semenjak masa pandemi. Organisasi ini dibentuk pada tanggal 7 mei 2009 sebagai wadah untuk mengembangkan riset dan berbagai kegiatan akademik terkait Studi Korea secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Didukung oleh Korea Foundation (KF) dan Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia, acara peluncuran kembali ini diisi dengan kegiatan seminar yang berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini adalah bagian dari penguatan jejaring akademik, budaya, dan kebijakan di bawah kerangka K-Initiative, yaitu kebijakan diplomasi publik Pemerintah Korea.
Makna di Balik Peluncuran Kembali Korean Studies di Indonesia
Minat masyarakat Indonesia terhadap Korea terus meningkat, mulai dari K-Drama, K-Pop, webtoon, gim, hingga industri kecantikan. Dampaknya, permintaan pembelajaran bahasa Korea dan kajian akademik tentang Korea melonjak signifikan beberapa tahun terakhir. Peluncuran kembali INAKOS diharapkan mengonsolidasikan pertumbuhan ini ke dalam ekosistem akademik yang lebih mapan.
INAKOS tidak hanya berfokus pada kajian bahasa dan budaya, tetapi mencakup isu kontemporer seperti politik, sejarah, ekonomi, hubungan internasional, industri budaya, teknologi, dan studi gender. Pendekatan multidisipliner ini sejalan dengan upaya menjadikan Korea bukan sekadar pusat budaya populer, tetapi mitra pengetahuan di tingkat global.
Seminar Akademik
Seminar peluncuran kembali INAKOS ini mengusung tema “Penguatan Ekosistem Korean Studies dan Peran Kelembagaan”. Kegiatan diawali dengan pidato berjudul “Masa Lalu dan Masa Depan Korean Studies di Indonesia: Arah Pengembangan yang Berkelanjutan” oleh Suray Agung Nugroho, Ph.D. sebagai presiden INAKOS.
Peluncuran kembali INAKOS diharapkan menjadi fondasi bagi pembentukan jaringan peneliti Korean Studies di Indonesia, penerbitan jurnal ilmiah yang terstandarisasi secara internasional, pengembangan program pendidikan dan pelatihan, kolaborasi penelitian antaruniversitas dan lembaga, serta proyek bersama di ranah akademik maupun budaya.
Korea Foundation menyatakan siap memberikan dukungan konkret, mulai dari jaringan peneliti global, program pertukaran akademik, hingga penerbitan dan kolaborasi riset. Ke depan, Korea Foundation dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia akan memperluas dukungan agar sinergi antara dunia akademik, pendidikan, dan kebijakan dapat memperkuat diplomasi publik berbasis pengetahuan.
Kontak INAKOS
Sekretariat INAKOS
Instagram: @inakos.idn
Website: inakos.org